Crystal Clock

Musik

Diposkan oleh Malik

Sabtu, 16 Januari 2010

Musik


Allegory of Music karya Lorenzo Lippi

Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:

  • Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
  • Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

Aspek-aspek musik

Musik adalah bunyi yang dikeluarkan oleh satu atau beberapa alat musik yang dihasilkan oleh individu yang berbeda-beda berdasarkan sejarah, budaya, lokasi dan selera seseorang.

Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam: -Bunyi yang dianggap enak oleh pendengarnya -Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik.

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Alat-alat musik

Alat musik yang tradisional

Aliran-aliran musik

Berikut adalah daftar aliran/genre utama dalam musik. Masing-masing genre terbagi lagi menjadi beberapa sub-genre. Pengkategorian musik seperti ini, meskipun terkadang merupakan hal yang subjektif, namun merupakan salah satu ilmu yang dipelajari dan ditetapkan oleh para ahli musik dunia.

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, dunia musik mengalami banyak perkembangan. Banyak jenis musik baru yang lahir dan berkembang. Contohnya musik triphop yang merupakan perpaduan antara beat-beat elektronik dengan musik pop yang ringan dan enak didengar. Contoh musisi yang mengusung jenis musik ini adalah Frou Frou, Sneaker Pimps dan Lamb. Ada juga hip-hop rock yang diusung oleh Linkin Park. Belum lagi dance rock dan neo wave rock yang kini sedang in. banyak kelompok musik baru yang berkibar dengan jenis musik ini, antara lain Franz Ferdinand, Bloc Party, The Killers, The Bravery dan masih banyak lagi.

Bahkan sekarang banyak pula grup musik yang mengusung lagu berbahasa daerah dengan irama musik rock, jazz dan blues. Grup musik yang membawa aliran baru ini di Indonesia sudah cukup banyak salah satunya adalah Funk de Java yang mengusung lagu berbahasa Jawa dalam musik rock.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Musik
Continue Reading

0 komentar:

To the New Age

Diposkan oleh Malik

Jumat, 15 Januari 2010

berikut ini merupakan kumpulan foto2 saat berlibur di Tegal, dimana dengan formasi baru, kami (silver six) akan terus berjuang demi sebuah penantian

menuju rumah echo
(Ajy, Jefry, Oni, Bo, Citox)

perjalanan ke rumah echo

Citox with Bo's guitar

Menuju PAI

Menuju PAI 2

Menuju PAI 3

Ngumpul di rumah Bo

at the Jisonk Studio's

at the Jisonk Studio's 2

Silver Six

Silver Six
dr kiri : Bo, Citox, Echo, MC

Oni and MC

Echo Style

Bo Style

Citox Style (Intro)

duet MC & Bo

Istirahat sejenak

Menunggu giliran

Citox main bass

Citox belajar main drumm

Duet MC & Bo 2

Duet MC & Bo 3

Echo style 2

Intro

Echo beraksi

MC

Bo

Citox

Laut Tegal

Laut Tegal 2

Silver Six (new age)
dr kiri : Bo, Citox, MC, Echo, Prass

di PAI (anjungan)

di PAI (anjungan) 2

nb : Prass (bass) tidak ada karena dia sedang berada di Bandung

Continue Reading

0 komentar:

Sejarah Gitar

Diposkan oleh Malik

GITAR


Gitar adalah alat musik berdawai yang dimainkan dengan jari-jemari tangan atau sebuah plektrum (alat petik gitar). Bunyinya dihasilkan dari senar-senar yang bergetar.
Awal sebuah instrumen gitar sebelum tahun 1650. Disebut yang diketahui karena banyak evolusi tentang instrumen ini tidak diketahui tetapi hanya diambil dari gambar-gambar, pahatan dan lain-lainnya.

gambar 1

Dulu sih awalnya namanya Lute (gambar 1) dari Eropa . Alat musik ini dikembangkan dari alat musik Arab yang bernama Oud dan memiliki antara 12 sampai 24 senar dimana alat musik ini dimainkan dengan memetik sepasang senar untuk 1 nada (seperti Anda memainkan gitar 12-senar). Senarnya dibuat dari catgut (sheep intestine) dan fretnya dibuat dari catgut yang diikat di seputar fingerboard/neck dengan beberapa fret dari kayu atau gading yang dilekatkan pada ujung atas soundboardnya. Fret dan soundboard memiliki ketinggian yang sama, berbeda dengan fret gitar jaman modern yang pada umumya lebih tinggi dari soundboardnya dan banyak inlay nya yang merupakan ornamen-ornamen. Bentuk instrumen ini menyerupai buah pir dan dibulatkan belakangnya seperti setengah bentuk buah melon. Bridge nya tidak memiliki saddle dan tuning head nya mirip dengan biola.

gambar 2

Theorbo (gambar 2) merupakan variasi dari lute dengan beberapa extra senar. Perbedaannya dengan lute adalah bahwa Theorbo memiliki senar extra seperti tersebut diatas dan tuning head yang sejajar dengan necknya, dimana tuning head untuk lute mirip dengan biola. Nada-nadanya mencakup nada bass-bariton.

gambar 3

Arch lute (gambar 3) merupakan instrumen yang mirip dengan lute tetapi Arch lute lebih condong ke arah melodi daripada lute.

Lute biasa distem dengan nada-nada tinggi. Jika gitar jaman sekarang distem di E, lute distem di A yang merupakan dua setengah nada lebih tinggi daripada E.

Lute bisa distem dan dimainkan sama dengan gitar (finger picking atau pick). Ini dinamakan new tuning. Bisa juga pasangan senar yang ketiga dari lute distem turun setengah nada dari new tuning. Steman untuk lute juga tidak distandardisasi sebelum pertengahan tahun 1700an. Para pemain bisa menyetemnya sesuai dengan kemauan mereka. Jadi tidak harus distem di A.

Lute sendiri bukan merupakan nenek moyang langsung dari gitar, tetapi merupakan satu dari pendahulunya. Yang penting disini adalah bahwa lute memberikan kontribusi besar kepada perkembangan gitar sampai kepada bentuknya yang sekarang ini. Dan di Spanyol, dimana gitar benar-benar dikembangkan, lute sering disamakan dengan moor yang menyebabkan lute tidak begitu populer.

gambar 4

Instrumen lain yang tidak kalah kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern (gambar 4). Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.

gambar 5

Guitarra Moresca (gambar 5) merupakan instrumen dengan 4 pasang senar dengan bentuk oval menyerupai telur dan fretboardnya dilapisi dengan kulit seperti pada banjo. Popularitas instrumen ini adalah pada abad ke-13.

Guitarra Latina juga merupakan instrumen dengan 3 atau 4 pasang senar dengan bentuk body yang kecil menyerupai ukulele bariton dan gitar parlor. Instrumen ini cukup populer di abad ke-13. Fretboard nya dibuat dari kayu tetapi sisanya menyerupai Guitarra Moresca.

gambar 6

Guittern (gambar 6) merupakan instrumen dengan 5 pasang senar dan dimainkan dengan fingerpicking atau pick. Bentuknya bervariasi tetapi yang paling umum adalah seperti bentuk biola dan mempunyai bridge dan tailpiece yang bisa digerakkan untuk mengencangkan senar, walaupun kadangkala senar dikencangkan di bridge yang tanpa saddle. Setiap pasang senar distem menurut unison tapi kadang-kadang disetem secara oktaf.

gambar 7

Chittarra Battente (gambar 7) adalah instrumen yang menggunakan senar kawat dan mempunyai soundboard yang sudutnya dibuat ke belakang body. Populer di tahun 1500an dan menggunakan fret permanen dari besi.

Bandora merupakan variasi dari cittern dengan bagian body belakang yang rata dan berbentuk mirip dengan A-Style mandolin.
Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.

Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.
Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.

gambar 8

Baroque Guitar (gambar 8) muncul pada awal abad ke-17. Gitar ini menggunakan senar nilon, mempunyai body yang panjang dan slim dengan bagian atas dan bawah yang sama besarnya. Tuning headnya dibuat dari kayu dan dipasang seperti pada gitar klasik. Fretnya apakah terbuat dari kayu, metal ataupun gading adalah permanen.

Semua instrumen yang tersebut diatas kebanyakan mempunyai fingerboard yang sama tingginya dengan soundboardnya. Fingerboard yang dinaikkan seperti sekarang ini belum ada sampai dengan adanya Parlor Guitars.

Six String Guitar gitar yang sebenarnya, belum berkembang sampai dengan tahun 1750.
Parlor Guitars sangat mirip dengan Baroque Guitar dengan perkecualian bahwa tuning untuk Parlor Guitars biasanta lebih mekanikal. Kira-kira setelah 1820, bagian bawah body dibuat lebih besar dari bagian atasnya. Gitar ini mirip dengan Washburn tahun 1887.
Gitar klasik modern yang kita lihat sekarang ini belum berkembang sampai tahun 1840 di Spanyol.


sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Gitar
http://kompiexxx.blogspot.com/2007/11/sejarah-gitar.html
http://zispandio.blogspot.com
Continue Reading

0 komentar:

Nada pada Gitar

Diposkan oleh Malik

Rabu, 13 Januari 2010

Gitar mempunyai 6 senar yang biasanya terbuat dari kawat-kawat kecil. Lihat gambar!

Bila senar dibunyikan tanpa ditekan (los senar) maka akan menghasilkan bunyi sebagai berikut :
Petiklah senar 6 (los senar), maka akan dihasilkan nada E
Petiklah senar 5 (los senar), maka akan dihasilkan nada A
Petiklah senar 4 (los senar), maka akan dihasilkan nada D
Petiklah senar 3 (los senar), maka akan dihasilkan nada G
Petiklah senar 2 (los senar), maka akan dihasilkan nada B
Petiklah senar 1 (los senar), maka akan dihasilkan nada E

Continue Reading

0 komentar:

Tangga Nada

Diposkan oleh Malik

Dalam dunia musik ada 7 (tujuh) nada pokok. Nada-nada pokok itu adalah C, D, E, F, G, A, B. Nada-nada pokok ini disebut Tangga Nada

Tangga nada dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Tangga nada mayor
  2. Tangga nada minor
  3. Tangga nada kromatis


Continue Reading

0 komentar:

video klip Kawan Setia

Diposkan oleh Malik

Kamis, 31 Desember 2009

video
Continue Reading

0 komentar:

masih bisa

Diposkan oleh Malik

Sabtu, 25 Juli 2009

Silver Six

Bo, Echo, Pras, MC

This is it

Ayo Bentangkan

Metal n' Piss

My Back


















X Pose

Ajy lg blajar ngedrum nih...
Continue Reading

0 komentar: